Muaratebo.icwpost.id
Terkait pemberitaan mengenai Mantan Bupati Tebo 2 Periode H.Sukandar S.Kom yang mengatakan lebih mengutamakan visi misi dari pada harus melanjutkan pembangunan jalan lingkar Tebo pal 12 menuju bungkal, yang telah dilaksanakan pengerasan jalannya pada tahun 2010 kemaren, akan tetapi pasca terpilih menjadi Bupati Tebo, Sukandar tidak melanjutkan pembangunan tersebut dengan dalih tidak tersedianya anggaran dan leih memilih malaksanakan pembangunan sesuai visi misinyanya sebagaimana yang disampaikan sukandar pada (6/10) kemaren.
“Terkait jalan lingkar bukan tdk mau melanjutkan, dengan anggaran yg terbatas kami ingin merealisasikan visi misi kami, bangun stadion, masjid agung, dan akses jalan jalan kecamatan juga jalan jalan desa yg saat itu memprihatinkan, pun demikian dengan jembatan jembatan periode ke 2 hanya efektif 2 tahun 3 tahunya wabah Covid (tidak ada yg bisa kami lakukan karena dana di gunakn untuk penanganan covid)” tutup sukandar.
Romi Faisal Tokoh Masyarakat Tebo sangat geram dengan alasan mantan Bupati tersebut, ” jelas sukandar tidak peduli terhadap pengorbanan warga,atau dia tidak tahu proses pelepasan lahan tersebut, ratusan hektar warga menghibahkan lahan untuk pembangunan jalan tersebut, bukan lahan kosong saja , ada yang sudah menghasilkan diantaranya kebun sawit, kebun karet, dan warga berharap apa yang telah direncanakan oleh pemerintah seharusnya dilaksanakan warga berharap nilai ekonomis tanah mereka akan melejit, Akan tetapi warga menjadi tertimpa kerugian, dengan keputusan Sukandar tersebut.
Selanjutnya Romi meminta kepads pemerintah agar memberikan kejelasan terhadap proyek jalan lingkar tersebut ” saya minta pemerintah untuk memberi kejelasan terhadap proyek jalan lingkar tersebut, atau kembalikan tanah warga agar bisa ditanam kembali, jangan sampai nanti warga sendiri yang mengambil tanahnya” tutup Romi(adl)







