Muaratebo.icwpost.id
Jalan lingkar Tebo yang digagas oleh Mantan Bupati Tebo Mazid Muaz, pada tahun 2008 silam, dengan panjang lebih kurang 11 km, melalui proses pelepasan lahan yang alot antara warga dan pihak pemda Tebo pada masa itu, jalan yang menghubungkan antara pal 12 melalui simpang Transos tembus ke jembatan bungkal pasar Tebo, dengan harapan pemda pada masa itu akan ada pergeseran pemukiman warga tebo, sehinggal tercipta areal hunian baru. Selain itu jalan tersebut dibangun juga sebagai rute alternatif untuk bus bus dan truk truk sehingga tidak masuk kedalam kota Tebo, yang mana lazim disebut jalan by pass.
Akan tetapi sejak dilantik pada tahun 2012 silam Sukandar memilih opsi unruk tidak melanjutkan pekerjaan jalan tersebut Sehingga dana yang telah dikeluarkan untuk membuka serta meningkatkan badan jalan terkesan sia sia, menanggapi hal tersebut H.Sukandar, melalui pesan wa pada (6/7) menyampaikan ” Walaikum salam terkait jalan lingkar bukan tdk mau melanjutkan, dengan anggaran yg terbatas kami ingin merealisasikan visi misi kami, bangun stadion, masjid agung, dan akses jalan jalan kecamatan juga jalan jalan desa yg saat itu memprihatinkan, pun demikian dengan jembatan jembatan periode ke 2 hanya efektif 2 tahun 3 tahunya wabah Covid (tidak ada yg bisa kami lakukan karena dana di gunakn untuk penanganan covid)” tutup sukandar.
Hendry Nora Kadis PU PR Tebo ketika dikonfirmasi melalaui telp wa pada waktu yang sama menyampaiakan ” butuh dana kurang lebih 56 Milyar untuk membangun jalur dua jalan lingkar Tebo pada masa itu, dan APBD Tebo tidak cukup untuk merealisasikan jalan tersebut, insya allah nanti bersama H.Aspan akan kita cari sumber dana alternatif untuk meneruskan pembangunan tersebut” tutup Hendri Nora. ( adl )







