Pengakuan Ade Armando Sebelum Dihajar Hingga Babak Belur

Pengakuan Ade Armando Sebelum Dihajar Hingga Babak Belur

Jakarta, ICWPost.id

Aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta berakhir ricuh. Massa mulai aksi melempar batu ke arah Gedung DPR setelah para pimpinan DPR dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menemui mereka, Senin (11/4).

Setelah itu, sekira pukul 15.42 WIB, massa mulai melempar batu dan botol minuman ke dalam Gedung DPR. Aparat kepolisian pun sempat menembakkan gas air mata ke arah massa aksi.

Seperti dilansir dari Tribunnews, dalam peristiwa rusuh ini Pegiat Media Sosial sekaligus akademisi Universitas Indonesia Ade Armando menjadi korban luka-luka dalam kericuhan usai aksi massa di Gedung DPR RI, Senin (11/4).

Dalam sebuah video yang diterima, Ade mengalami kejadian mengenaskan. Wajahnya dipenuhi darah dan dia tampak tidak mengenakan celana.

Belum diketahui penyebab Ade mengalami kejadian serupa. Namun, dalam aksi tersebut, kericuhan pecah antara mahasiswa dan massa aksi lainnya.

Ade kini tengah dirawat di dalam gedung DPR RI dengan penjagaan ketat dari kepolisian. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan yang disampaikan terkait kondisi Ade Armando.

Diduga, Ade dianiaya sekumpulan massa yang diduga bukan dari kelompok mahasiswa. (red01)