Hari Perayaan Ulos Nasional Diperingati Di Kabupaten Tapanuli Utara Tanpa Melibatkan LADN

Tapanuli Utara-icwpost I Dihadiri berbagai lapisan masyarakat, perayaan hari ulos nasional dilaksanakan tanggal 17 Oktober dilaksanakan pada hari ini di kota Tarutung Jumat (30/10) Sebagai ketua kegiatan sekaligus konsultan adat Linda panggabean mengatakan alasan kegiatan hari ini dilaksanakan menyesuaikan kegiatan pemkab yang padat. Kegiatan dimulai dari menara lonceng kota Tarutung dengan berjalan kaki menuju sopo partungkoan dengan peserta pengusaha dan penenun ulos,OPD ,tokoh adat serta lapisan masyarakat lainnya.


Linda menjelaskan terkait rangkaian kegiatan akan digelar disopo partungkoan seperti kata sambutan,pemberian hadiah perlombaan kepada peserta.kemarin sudah dilaksanakan rangkain kegiatan .ada 4 rangkaian yang telah dilaksanakan diantaranya ,lomba manortor,turi turian anak ni parulos,lomba ulos ni Ompung,serta perlombaan cara pemakaian ulos Batak agar terlihat menarik.


Ketika awak media bertanya apakah event ulos seperti ini lebih baik diadakan di luar kabupaten Tapanuli Utara untuk memperkenalkan sekaligus menarik minat masyarakat lainnya. ? Linda menjawab terkait kegiatan pengenalan ulos kepada masyarakat lainnya di Indonesia pemerintah juga berperan aktif mengikuti event nasional di luar kabupaten Tapanuli Utara.


Namun ironisnya Linda Panggabean ketika ditanya apakah dalam rangkaian acara hari ini LADN Taput dilibatkan. ? Linda panggabean mengaku sebagai koordinator serta konsultan adat Batak menjelaskan tidak kenal dan tidak mengetahui apa itu LADN ( lembaga adat Dalian natolu ) kabupaten Tapanuli Utara..perlu untuk diketahui peranan LADN dalam rangakaian ulos adalah sebagai wadah penyampaian makna serta kriteria ulos yang akan disampaikan parsinabung( raja parhata ) dalam acara adat istiadat Batak untuk diketahui masyarakat umum .


Ketua LADN kabupaten Tapanuli Utara Saur Lumban Tobing ketika dikonfirmasi dan hadir pada acara tersebut mengaku kami di undang hadir atas undangan yang disampaikan kepada kami selaku lembaga LADN Tapanuli utara.tanpa menyebutkan siapa pengundang .terkait pernyataan koordinator tersebut mungkin salah penyampaian ungkapnya kepada awak media.


Saur Lumban Tobing menambahkan terkait program kerja tahun depan LADN akan mengadakan agenda yang menghadirkan Nara sumber terkait ulos Batak yang tujuannya untuk mengulas jenis dan makna serta tata cara penyampaian ulos Batak ,tutur kata terhadap beberapa istilah Tante,inang Uda serta istilah lainnya dalam bersapa kepada orang tua. disana akan dijelaskan perbedaan arti kata dan tujuannya.


Disamping itu juga yang menjadi atensi kami adalah waktu dalam acara pesta adat Batak terkadang terlaksana mulai pagi sampai jam 10.00 malam .
Di era kemajuan zaman tekhnologi serta moderenisasi saat ini kita harus menyadarkan generasi muda untuk memahami serta melanjutkan implementasi adat istiadat batak agar jangan sampai kehilangan jati diri sebagai orang Batak yang kita banggakan jelasnya kepada media.
M.Manalu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *