Sumut  

Siswa SD di Deli Serdang Tewas Ditikam Pamannya Sendiri di Dalam Kelas

Deliserdang.ICWPost.id

Pembunuhan terjadi di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Selasa (9/8). SRB (10), siswa kelas VI Sekolah Dasar (SD) Yayasan Baiti Jannati di Kecamatan Sunggal, Deli Serdang, tewas ditikam pamannya.

Peristiwa itu terjadi di ruang kelas saat kegiatan belajar mengajar berlangsung. Kakak kandung korban, Nadya, mengatakan, pelaku pernah mengancam akan mencelakai korban di sekolah.

Korban kemudian menceritakan ancaman tersebut kepada kakak dan neneknya.  “Saya konfirmasi ke ibu guru, ‘Gimana ini, bu, si S dipindahkan ke sekolah lain saja? Karena sudah diancam kaya gitu. Takut ada apa-apa ke depannya’. Tapi kata gurunya, ‘Enggak apa, kak, takutnya nanti sekolahnya kaya mana-mana karena sudah kelas 6’.

Karena meyakinkan gurunya bilang gitu, ya makanya ya sudahlah lanjut sekolah, kalau gurunya mampu menjaga. Terakhir kejadian juga,” ujarnya, Rabu (10/8). Nadya mengaku tak menyangka pelaku yang masih punya hubungan keluarga tega membunuh adiknya.

“Saya rasa mungkin ada ucapan yang tidak mengenakkan didengar dia. Mungkin pikiran sampai membunuh adik saya,” ucapnya.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Sunggal Kompol Chandra Yudha Pranata menuturkan, insiden tersebut terjadi di depan guru dan teman-teman korban. “Iya betul, kronologi singkatnya, pamannya masuk ke ruangan kelas, langsung melakukan penikaman dengan pisau,” ungkapnya, Selasa. Usai menikam korban, pelaku langsung kabur.

“Kita masih melakukan pengejaran terhadap pelaku, doakan cepat tertangkap. Apa motifnya, setelah pelaku ditangkap baru akan ketahuan,” tuturnya.

Berdasarkan hasil penyelidikan, pelaku berinisial R sempat kabur ke Desa Sei mencirim, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang. Itu diketahui dari penemuan sepeda motor pelaku di halaman masjid di Desa Sei Mencirim. “Warga mengaku tidak melihat pelaku. Namun motornya terparkir di jalaman masjid,” jelas Yudha, Kamis (11/8), dikutip dari Tribun Medan. Temuan itu lantas dikonfirmasi kepada keluarga.

Keluarga membenarkan bahwa sepeda motor bebek berwarna hitam tersebut sempat dipakai pelaku sebelum menikam SRB. (Red01/Ril)