Medan  

Oknum SPSI di Cambridge Bergaya Preman, “Bayar Dulu Baru Mobil Kalian Bisa Keluar”

Medan.icwpost.id I Maraknya preman di Kota Medan yang mengatasnamakan SPSI semakin membuat resah pelaku usaha, terkadang preman yang mengatasnamakan SPSI ini bukan hanya mengacam pengantar barang, bahkan sampai mobil tidak bisa keluar, apa bila supir tidak membayar sejumlah uang yang di inginkan preman tersebut.

Seperti yang terjadi di Cambridge, salah satu pelaku usaha dari Panca Pilar yang tergabung di Asosiasi Profesi Distributot (APD) sedang mengatar barang siang ini, tak bisa keluar kendaraannya dikarenakan ditahan oknum preman yang mengatasnamakan SPSI. Menurut keterangan Agus, Supir dari Panca Pilar, preman tersebut tidak mengijinkan untuk kendaraannya keluar, sebelum membayar uang SPSI. Kamis (7/12).

Preman tersebut meminta uang sebesar Rp. 50.000 kepada supir dari Panca Pilar tersebut, supir sudah meminta kepada preman tersebut, agar bisa mobilnmya keluar, walau harus membayar dengan uang pribadinya. Namun preman tersebut sama sekali tak menghiraukannya dan mengatakan “ hubungi aja kantormu, bilang bayar dulu kalau mobinya mau keluar”.

Ketua Asosiasi Profesi Distributor Erfan Ahmad, SH saat dijumpai icwpost mengatakan, “sangat disayangkan atas kejadian tersebut. Ini bukanlah hal pertama kali, tapi sudah selalu sering terjadi, kita sangat berharap kepolisian dapat memberikan rasa aman dan nyaman pada pelaku usaha, agar pelaku usaha dapat menjalankan aktivitasnya tanpa ada hal-hal yang dapat merugikan pelaku usaha itu sendiri.

Erfan juga mengatakan, APD akan segera berkordinasi kepada pihak penegak hukum, untuk mengantisipasi terjadinya pungutan-pungutan liar tersebut, jelas ini sangat merugikan pelaku usaha dan ga boleh dibiarkan terjadi lagi, ucap Erfan. (red01)