Ragam  

Melawan Saat Mau Ditangkat, Nabil Akhirnya Diterjang Tima Panas

Pekanbaru.icwpost.id

Jambret bernama Mohammad Nabil Khadafi yang beraksi beberapa waktu lalu hingga korbannya tewas ditangkap. Ia juga ditembak karena melawan saat polisi melakukan penangkapan.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Jefri Ronald Siagian mengatakan pelaku Nabil ditangkap setelah 2 pekan dikejar. Dia akhirnya ditangkap saat berada di Indragiri Hilir, Sabtu (3/6).

“Kami telah menangkap pelaku jambret yang selama ini terjadi di Pekanbaru. Rekan-rekan tahu aksi dari para pelaku menyebabkan korban meninggal dunia,” kata Jefri, Jumat (9/6).

“Pelaku saat melakukan aksinya mengamati orang yang berkendara pakai sepeda motor untuk target. Setelah lihat ada target, baru beraksi. Korban menarik emas korban hingga korban jatuh setelah hilang keseimbangan,” kata Jefri.

Nabil sendiri adalah eksekutor yang saat itu beraksi. Sementara sepeda motornya dikemudikan oleh F dengan cara memepet korban di jalan yang sepi.

Hasil pemeriksaan, terungkap pelaku telah 20 kali beraksi di Pekanbaru. Salah satunya adalah yang membuat korban Pitri Laila tak tertolong dan akhirnya tewas di rumah sakit.

“Untuk pelaku ini hasil pengembangan juga mengakui telah melakukan di 20 lokasi bersama F dan pelaku lain. Yang kita tangkap ini adalah eksekutor yang menarik perhiasan dari tangan si korban,” katanya.

Polisi menyebut pelaku akhirnya ditembak saat ditangkap. Sebab dia coba melarikan diri saat digerebek petugas. “Mereka ditangkap pada Indragiri Hilir. Tapi pelaku melakukan perlawanan dan kami beri tindakan tegas terukur (ditembak),” katanya.

Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Andrie Setiawan mengatakan pelaku Nabil ditangkap di rumah keluarganya. Untuk hasil kejahatan digunakan untuk membeli narkoba dan foya-foya.

“Uang hasil kejahatan dipakai untuk beli narkoba dan foya-foya. Jadi ditangkap di Indragiri Hilir tempat keluarganya, kalau istrinya ada di Pekanbaru,” kata Andrie. (Red01/ril)