Jambi  

Masyarakat Minta Tebo kembali Jadi Tuan Rumah Laga Sepakbola, Kadispora Tebo: Kita Hitung Dulu

Tebi.icwpost.id
Wacana Cabang olahraga (Cabor) sepakbola Porprov Jambi yang bakal ditarik ke Tebo sebagai tuan rumah disambut baik oleh para pemuda di Kabupaten Tebo.
Adalah Rinto satu dari sekian pemuda yang ada di Tebo mengapresiasi dan mendukung apabila sepakbola Porprov Jambi dapat diadakan atau pun di selenggarakan di Stadion Sri Maharaja Batu (SMB) Kabupaten Tebo, Rabu (15/2).
Rinto menyebut, pada Gubernur Cup 2023, banyak kegiatan positif untuk pemulihan ekonomi pasca pandemi dengan tumbuhnya ekonomi kreatif dan kreativitas pemuda yang muncul seperti Ultra Tebo.
Intinya ungkap Rinto, saya sangat mendukung sepakbola Porprov 2023 dapat diselenggarakan di Stadion kebanggaan masyarakat Tebo umumnya Provinsi Jambi.
Berbeda disampaikan oleh Kadisporapar Tebo Mardiansyah, dihubungi melalui sambungan telepon mengaku melihat dulu situasi dan kondisi. Karena kita ingin tau berapa anggaran yang di siapkan oleh Provinsi untuk perhelatan sebagai tuan rumah sepakbola.
Mardiansyah bilang Kab Tebo tidak ada menganggarkan sebagai tuan rumah sedangkan anggaran KONI Provinsi cuma Rp3 milyar untuk 40 Cabor, “katanya.
Belum lagi biaya pengamanan dan lainnya cuma semua itu tergantung dari kebijakan Bupati dan mungkin ada jalan dari kawan-kawan Tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) nanti seperti apa,”ucap Mardiansyah.
” Namun lanjut Mardiansyah, mengingat pelaksanaan Porprov di bulan Juli 2023, tapi kalau anggaran disediakan semua oleh KONI Provinsi tidak masalah. Tapi kalau anggarannya di sediakan cuma separo kita mau menutupnya darimana.
Kalau statement Ketua KONI Provinsi, untuk sepak bola Porprov sudah di tetapkan di KONI Provinsi, karena mereka sekarang sedang merehab lapangan dan bulan Juli sudah selesai, “ujar Mardiansyah.
Kalau persiapan teknis dengan rentang waktu 4 bulan untuk satu Cabor sepak bola tidak jadi kendala, Gubernur Cup pum kemarin tidak sampai sebulan persiapannya, cuma ada faktor X-nya siap atau tidak, dan soal waktu tidak ada persoalan,”tegas Mardiansyah.
” Lanjut Mardiansyah, bicara anggaran untuk satu Cabor biasanya ada yang dapat RP50 juta hingga Rp100 juta, semua sudah include. Sedangkan gambaran Gubernur Cup saja untuk pengamanannya sudah berapa belum yang lainnya itu perlu dibicarakan.
” Berkaitan Pj Bupati Tebo sudah menyampaikan soal Cabor sepakbola akan ditarik ke Tebo ke Dispora dan KONI Kabupaten, Mardiansyah mengaku belum dapat info dari Pj Bupati Aspan, tapi dari KONI Tebo mau ketemu sama KONI Provinsi dalam beberapa hari ini mau mendiskusikan hal itu. (Adl)