Medan-icwpost I Kapolda Sumut Irjen Whisnu Hermawan Februanto memetakan lokasi-lokasi persembunyian atau markas geng motor di Sumut untuk digerebek. Menurutnya, hal itu lebih efektif jika dibandingkan dengan menangkap para pelaku usai konvoi atau melakukan tindakan kejahatan.
“Kita melibatkan intelijen dan reserse untuk mencari, menemukan tempat-tempat persembunyian ataupun keberadaan geng motor tersebut, sehingga kita bisa berupaya melakukan pencegahan dan tindakan yang lebih cepat di lapangan,” kata Whisnu saat konferensi pers di Polda Sumut, Kamis (26/9).
Whisnu menyebut dirinya telah memerintahkan para kapolres untuk memetakan lokasi para geng motor itu berkumpul. Lalu, pihak kepolisian akan menggerebek lokasi tersebut.
“Para kasat, kapolres memetakan di mana lokasi-lokasi mereka berkumpul. Jadi, bukan mereka jalan dulu baru kita ditangkap, tapi kita petakan dimana berkumpulnya, makanya kita siapkan (pasukan),” sebutnya.
Jenderal bintang dua itu menyebut pihaknya juga telah menyiapkan personel di masing-masing polres untuk menyisir markas-markas geng motor itu. Bahkan, kata Whisnu, akan ada pasukan tambahan yang disiapkan.
Kita berusaha untuk mengurangi bahkan bisa menghilangkan geng motor karena geng motor itu disalahartikan. Bahkan, mengarah ke perbuatan-perbuatan pidana, seperti membawa senjata tajam ke jalan raya, itu sudah pidana bisa dikenakan Undang-undang Darurat,” jelasnya.
Selain itu, Whisnu menyebut polisi juga berkoordinasi dengan pihak sekolah soal pelajar-pelajar yang kerap terlibat geng motor itu. Diharapkan, pihak sekolah dan keluarga dapat melakukan pembinaan.
“Terkait adik-adik kita yang masih di bawah umur, diupayakan dari tim kami dari Direktorat Binmas, Sabhara bersurat kepada para kepala sekolah untuk bisa membina mereka dan menyampaikan bahwa tindakan mereka salah. Jadi kita berkoordinasi dengan sekolah membuat surat kepada sekolah bawa misalnya si a,b,c perlu dilakukan pembinaan, baik di rumah maupun sekolah supaya mereka tidak ikut kembali ke dalam gerombolan geng motor,” ujarnya. Red 01/ril







