Breaking News
Aceh  

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf Mengimbau Masyarakat Aceh Laksanakan Shalat Ghaib Untuk Para Korban Bencana Banjir

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 80

Aceh-icwpost I Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), mengimbau seluruh masyarakat Aceh untuk memperbanyak doa dan melaksanakan shalat ghaib bagi para korban bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh dan Pulau Sumatera. Imbauan tersebut disampaikannya melalui Juru Bicara Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh, Murthalamuddin.

“Bapak Gubernur mengajak seluruh masyarakat Aceh, khususnya pada hari Jumat yang penuh keberkahan ini, untuk bersama-sama memanjatkan doa kepada Allah SWT. Kita memohon agar saudara-saudara kita yang tertimpa musibah diberikan kesabaran, ketabahan, dan kekuatan dalam menghadapi ujian ini, serta agar proses pemulihan Aceh dimudahkan oleh Allah SWT,” ujar Murthalamuddin, Jumat, (19/12)

Murthalamuddin menjelaskan, ajakan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas kemanusiaan dari Pemerintah Aceh kepada para korban bencana. Menurutnya, doa menjadi penguat batin bagi korban dan keluarga yang terdampak, sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat di tengah situasi sulit.

Selain mengimbau doa bersama, Gubernur Aceh juga meminta seluruh pengurus masjid di Aceh untuk melaksanakan shalat ghaib bagi para korban yang meninggal dunia akibat bencana banjir dan tanah longsor, baik yang terjadi di Aceh maupun di wilayah lain di Pulau Sumatera.

“Shalat ghaib ini merupakan bentuk empati, kepedulian, dan doa bersama dari masyarakat Aceh untuk para korban bencana. Semoga amal ibadah mereka diterima di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan keteguhan hati,” ujar Murthala.

Lebih lanjut, Murthala menegaskan, Pemerintah Aceh terus berkomitmen melakukan langkah-langkah penanganan darurat, pemenuhan kebutuhan dasar bagi masyarakat terdampak, serta percepatan pemulihan pascabencana. Pemerintah juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga solidaritas dan kebersamaan dalam menghadapi dampak bencana tersebut. Red01/ril