Aceh  

Dandim 0104/Atim Pimpin Upacara Memperingati Hari Kelahiran Pancasila Dihalaman Pendopo Walikota Langsa

Langsa.icwpost.id

Ratusan PNS dan TNI/Polri, serta pelajar Kota Langsa, Kamis (1/6) pagi, mengikuti upacara peringatan Hari Kelahiran Pancasila tahun 2023, di halaman Pendopo Wali Kota Langsa.

Upacara dipimpin dandim 0104/Aceh Timur Letkol Inf Agus Al Fauzi, S.I.P. M.I.Pol. juga diikuti Pj. Walikota Langsa diwakili oleh Asisten II Kota Langsa M. Ali Mustafa SE.Kapolres Langsa diwakili oleh Kasubbag Dalops Bag Ops Polres Langsa AKP Aiyub, dan pejabat Forkopimda lainnya.

Letkol Inf Agus Al Fauzi membacakan amanat Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo, menyampaikan bahwa Pancasila dan nilai-nilai yang dikandungnya merupakan falsafah dasar, pandangan hidup bangsa, dasar negara, ideologi, kekuatan pemersatu bangsa, dan sumber segala sumber hukum negara, sebutnya. Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara merupakan meja statis yang menyatukan berbagai keragaman yang ada, sekaligus sebagai “Bintang Penuntun” (Leitstar) dinamis yang memandu kehidupan bangsa agar sesuai dengan cita-cita pendirian negara, mewujudkan masyarakat indonesia yang merdeka, bersatu, Berdaulat, Adil dan Makmur.

Keberadaan pancasila merupakan anugerah dari tuhan yang maha esa untuk bangsa Indonesia. Pengamalan nilai-nilai pancasila merupakan perwujudan rasa cinta kepada tanah air sehingga dapat membangun bangsa dan negara yang lebih baik. Nilai-nilai pancasila dapat diamalkan dalam bentuk sederhana, seperti saling menghargai, bekerja sama, dan saling menghormati.

Berkat pancasila dengan nilai-nilai inklusivitas, toleransi dan gotong royong, keberagaman yang ada menjadi berkah yang dirajut dalam identitas nasional bhinneka tunggal ika, “papar Dandim. Hari lahir pancasila setiap tanggal 1 juni, memiliki makna bagi rakyat dan bangsa Indonesia, tidak hanya menjunjung tinggi pancasila sebagai dasar negara ataupun tujuan berbangsa, namun turut menjadikan pancasila sebagai pegangan dalam kehidupan sehari-hari.

Pancasila bukan hanya untuk dibaca dan didengar namun harus dipraktikkan dan diaktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga nilai-nilai pancasila akan tertanam di dalam hati bangsa indonesia, pungkasnya Dandim. (Yan/ril)