Ragam  

Bupati Batu Bara Hadiri Munas PGSI

Batu Bara.ICWPost.id

Bupati Kabupaten Batu Bara Ir Zahir MAP menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) tahun 2022, yang digelar di Aula Alam Hotel, Jln A R Hakim Medan, Selasa (25/10). 

Munas yang mengusung tema “Ksatria di Atas Maupun di Luar Matras” diikuti pengurus PGSI dari berbagai provinsi di antaranya Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Lampung, Bengkulu, Bangka Belitung, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta, Bali, Kalimatan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara dan Papua.

Kegiatan Munas PGSI ini juga dihadiri perwakilan Kementerian Pemuda dan Olahrga RI, Perwakilan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Wakapolda Sumut, Kepala BNNP Sumut, Kepala Kejaksaan Tinggi Sumut, Bupati Serdang Bedagai, Walikota Medan, dan Ketua KONI Sumut.

Asisten Deputi Pembibitan Kemenpora Bayu Rahardian, mengapresiasi atas terselenggaranya Munas ini dan berharap kegiatan dapat berjalan efektif dengan hasil yang memiliki keputusan yang baik untuk perkembangan gulat di tanah air. Selain itu, ia juga mengapresiasi solidnya organisasi PP PGSI.

Sementara itu, Ketua Umum KONI yang diwakili Wakil Ketua Bidang Organisasi Eman Sumusi menyampaikan apresiasinya atas semangat pengorbanan dan ketulusan para pengurus PGSI dalam pembinaan gulat di tanah air.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada PP PGSI atas pengembangan gulat, dan mengapresiasi PP PGSI saat PON di Papua, sebab di Papua sangat baik persiapannya. Saya berharap atlet yang akan datang berasal dari tingkat kabupaten kota dan provinsi”, ujar Eman.

Ketua Umum PP PGSI Trimedya Panjaitan menyampaikan akan selalu membantu pengembangan cabang olahraga gulat di manapun berada, agar menjadi lebih baik lagi. Terimakasih atas kehadiran Bupati Zahir dan para tamu undangan lainnya di Munas PGSI. Pada kesempatan tersebut, Trimedya juga memberikan plakat kepada para tamu undangan sebagai kenang-kenangan. (Dolok)