Breaking News
Aceh  

ASDOKI Gelar Khitan Gratis, Bupati Armia Hadiri dan Sampaikan Apresiasi

Aceh Tamiang-icwpost I Asosiasi Dokter Khitan Indonesia (ASDOKI) selenggarakan khitan gratis kepada anak dari keluarga sedang berjuang demi pemulihan pasca bencana alam , diapresiasi oleh Bupati Aceh Tamiang, Irjen. Pol (P) Drs. Armia Pahmi, M.H.

Kegiatan Bhakti Sosial (Baksos) bertajuk kemanusiaan itu bertema “Khitan Ceria untuk Negeri”, berlangsung di Masjid Al Hanifiyah Desa Tanjung Karang, Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Sabtu (09/05).

Kegiatan ini merupakan hadiah istimewa bagi anak-anak di Aceh Tamiang ditengah banyak keluarga berjuang untuk pemulihan dan ekonomi akibat bencana.

Dengan target peserta mencapai 100 anak, ASDOKI menghadirkan metode khitan modern yang nyaman dan membahagiakan bagi para “jagoan” kecil.

Dalam sambutannya, Bupati Armia Pahmi menyampaikan bahwa pemerintah daerah sangat mendukung inisiatif sosial seperti ini.

“Atas nama Pemerintah dan masyarakat Aceh Tamiang, saya ucapkan terima kasih tiada terhingga kepada ASDOKI beserta seluruh Dokter dan Tim Medis yang telah menginisiasi kegiatan ini,” ucap Bupati Armia Fahmi.

“Aceh Tamiang ini jauh dari Jakarta. Tapi hari ini bapak dan ibu buktikan bahwa jarak tidak pernah memutus kepedulian”, ujar Bupati.

“Ini bukan sekadar sunat massal. Bagi kami ini merupakan bentuk pemuliaan bahwa anak-anak kami diperlakukan dengan layak dan humanis”, tambah Armia Fahmi.

Bupati Armia juga mengapresiasi keberanian anak-anak yang dikhitan. Ia katakan, mereka adalah anak-anak yang pemberani dan tangguh

“Insyallah setelah dikhitan, kalian bertambah sehat, menjadi anak yang sholeh, bertambah pintar dan menjadi anak yang berguna bagi agama, bangsa dan daerah kita tercinta”, pesannya.

Ketua Asosiasi Dokter Khitan Indonesia (ASDOKI), dr. Aprilio Efendi menjelaskan bahwa metode digunakan dalam kegiatan ini adalah teknik modern tanpa jahitan dan tanpa perban, sehingga meminimalisir rasa nyeri dan pendarahan.

“Hal ini bertujuan agar anak-anak tetap ceria dan dapat segera beraktivitas normal setelah dikhitan,” ujar dr. Aprilio Efendi.

Ia berharap kegiatan ini akan terus berlangsung, tidak hanya di Aceh tapi di seluruh Indonesia dan kedepannya bisa terus berkolaborasi dalam event-event besar.

Dalam bakti sosial ini, selain mendapatkan layanan khitan gratis dari para ahli medis profesional se-Indonesia, para peserta juga menerima bingkisan dan santunan sebagai bentuk penyemangat atas keberanian mereka. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari dari tanggal 9-10 Mei.*

(SAP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *