Jakarta.icwpost.id I KPK menggelar Operasi Tangkap Tangan OTT) di kantor dan kediaman Bupati Labuhanbatu Erik Adtrada Ritonga. KPK menjaring 10 orang termasuk sang bupati, OTT menambah daftar pejabat di Sumut ditangkap karena korupsi
Dalam perbincangan dengan RRI Pro3, Jumat (12/1) Juru bicara KPK Ali Fikri enggan menyebutkan nama-nama yang ditangkap. Ia hanya menegaskan bahwa OTT terkait suap menyuap jabatan dalam pengadaan barang dan jasa. Meski enggan menyebutkan identitas pejabat yang ditangkap, FIkri mengungkap ada sejumlah barang bukti dan uang tunai. Ada pun 10 pejabat yang diciduk lima orang pejabat/ASN dan lima orang pihak swasta.
Peristiwa ini menambah daftar panjang koruptor di Sumut yang ditangkap KPK, yakni sejak 2022 tercatat sudah 18 orang pejabat. Rencananya dalam 24 jam, KPK akan segera mengumumkan hasil penyidikan.
Sehari sebelumnya, kejaksaan tinggi Sumatera Utara menahan dua pejabat di Sumut terkait korupsi proyek Pemeliharaan Rutin Jalan dan Jembatan. Yakni Kepala Unit Pelayanan Teknis (UPT) Jalan dan Jembatan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Sumut.
Dua pejabat berinisial RTZ pada RTZ diduga terlibat korupsi proyek Pemeliharaan Rutin Jalan dan Jembatan di Gunung Sitoli, Nias Selatan. Nilai duugaan korupsi keduanya sebesar Rp2.454.949.986. (red01/ril)







