Palembang-icwpost I Dalam kunjungan kerjanya ke Kota Palembang, Wali Kota Jambi sekaligus Ketua Komisariat Wilayah (Komwil) II Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI), Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., tampil sebagai Narasumber Utama dalam forum strategis yang digelar oleh BPJS Ketenagakerjaan, Rabu (18/6), bertempat di Novotel Palembang Hotel & Residence.
Dalam forum yang dihadiri para kepala daerah dan pemangku kebijakan se-Sumatera Selatan tersebut, Wali Kota Maulana memaparkan pengalaman dan keberhasilan Pemerintah Kota Jambi dalam memperluas cakupan jaminan perlindungan sosial ketenagakerjaan, khususnya bagi pekerja rentan dan petugas keagamaan, serta capaian luar biasa Kota Jambi dalam meraih 100 persen Universal Health Coverage (UHC).
Penunjukan Wali Kota Maulana sebagai pembicara utama bukan tanpa alasan. Di bawah kepemimpinannya, Kota Jambi dinilai berhasil menghadirkan inovasi nyata dalam menjamin perlindungan sosial bagi warganya, sejalan dengan arah kebijakan nasional dalam Undang-Undang Nomor 59 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045. Di dalamnya tercantum target Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (UCJ) sebesar 99,5 persen pada tahun 2045-target yang kini mulai diwujudkan secara konkret di Kota Jambi.
Wali Kota Maulana juga menegaskan bahwa Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) merupakan salah satu strategi utama dalam upaya penanggulangan kemiskinan, sebagaimana tercantum dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 12 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.
“Sejalan dengan itu, Pemerintah Kota Jambi telah menginisiasi berbagai program unggulan untuk meningkatkan kualitas dan daya saing tenaga kerja. Salah satunya adalah program KAMPUNG BAHAGIA, sebuah solusi inovatif pemberdayaan masyarakat berbasis transfer program sebesar Rp100 juta per RT, yang diarahkan untuk memperkuat infrastruktur, sarana dan prasarana lingkungan, serta sanitasi,” ungkapnya.(Adl)







