Breaking News
Religi  

Sambut 1 Muharram 1447 H. Majelis Zikir Azzakirin Wazzakirat Laksanakan Zikir Bersama

Medan-icwpost I Penjelasan mengenai Muharram sebagai bulan mulia tersirat dalam firman Allah surah at-Taubah: 36.

اِنَّ عِدَّةَ الشُّهُوْرِ عِنْدَ اللّٰهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِيْ كِتٰبِ اللّٰهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ مِنْهَآ اَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ۗ…

Terjemahan :

Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya. Dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertaqwa. 

1 Muharram, yang juga menandai Tahun Baru Islam, dimaknai sebagai momentum untuk melakukan introspeksi diri (muhasabah) dan hijrah (perpindahan) dari sifat-sifat buruk menuju akhlak yang lebih mulia. Ini bukan sekadar perubahan kalender, tetapi juga perubahan batiniah menuju ketaqwaan dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.  

Waktu yang tepat untuk merenungkan perbuatan dan perilaku selama setahun terakhir. Umat Islam diajak untuk mengevaluasi diri, memperbaiki kesalahan, dan memperkuat niat untuk menjadi pribadi yang lebih baik di tahun yang akan datang. Kamis, (26/6).

Dalam keterangan nya Hari Sucipto Ketua Majelis Zikir Azzakirin Wazzakirat mengatakan ” 1 Muharram juga kita peringati Peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari Mekah ke Madinah menjadi simbol perubahan dan perjuangan. Secara tasawuf, hijrah dimaknai sebagai perpindahan dari kegelapan menuju cahaya, dari keburukan menuju kebaikan, dan dari kelalaian menuju ketaqwaan.” Ucapnya 

Lanjut Hari, Makna tasawuf dari 1 Muharram menekankan pentingnya perubahan batiniah. Bukan hanya perubahan lahiriah seperti penampilan atau rutinitas, tetapi juga perubahan dalam hati, pikiran, dan perilaku yang sejalan dengan ajaran Islam.

Tujuan utama introspeksi dan hijrah adalah untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dengan memperbaiki diri dan menjauhi perbuatan dosa, seorang Muslim berharap mendapatkan ridha dan keberkahan dari Allah. 

Kita berharap dengan Tahun Baru Islam ini kita dapat Memperbaiki akhlak seperti sabar, jujur, rendah hati, dan dermawan. Ini bisa dilakukan dengan cara memperbanyak ibadah, membaca Al-Quran, dan berinteraksi positif dengan sesama. 

Mempererat tali silaturahmi dengan keluarga, teman, dan tetangga. Saling memaafkan dan menjaga hubungan baik dengan orang lain adalah bagian dari akhlak mulia yang diajarkan dalam Islam. ucapnya. Red01