Pergudangan Komplek Cemara Cahaya Mas Saentis Dilahap Si Jago Merah 

Deliserdang-icwpost I Pergudangan di Komplek Cemara Cahaya Mas, Jalan Pasar 1 Saentis, Kecamatan Percut Sei Tuan dilahap Si Jago Merah sejak Sabtu (28/6/) malam. 

Bangunan yang terbakar malam hari terlihat sudah dengan puing-puing yang gosong, Minggu (29/6) 

Kejadian ini terjadi sekitar pukul 20.28 WIB dan langsung mendapat respons cepat dari petugas pemadam kebakaran setempat.

Menurut keterangan petugas pos pemadam Percut Sei Tuan awal informasi kebakaran dari warga, api mulai membesar karena salah satu gudang dalam kondisi terkunci, sehingga proses pemadaman sempat terkendala.

Anggota Regu Pos Percut, Krisna, menyebutkan bahwa mereka memerlukan bantuan dari tiga armada tambahan yang kemudian dikirim dari Pos Lubuk Pakam, Pos Batang Kuis, dan Pos Sunggal, karena mudah akses via Tol menuju lokasi kebakaran.

Upaya penanganan kebakaran di Gudang Cemara Cahaya Mas semakin diperkuat dengan bantuan dari Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Deli Serdang yang berkoordinasi untuk meminta tambahan unit dari Pemko Medan dan Pemprov Sumatera Utara.

Akhirnya, sebanyak delapan unit mobil pemadam kebakaran terlibat dalam proses pemadaman. Unit damkar dari Pos Percut Sei Tuan, Pos Batang Kuis, Pos Hamparan Perak, Pos Sunggal, Pos Lubuk Pakai, dua unit dari Pemko Medan, dan satu dari Pemprov Sumut.

Sebelumnya, Kepling Zulfan yang sedang patroli mengatakan bahwa asap kecil sudah terlihat dari dalam komplek pergudangan sebelum magrib. Zulfan saya itu patroli, melihat asap. 

“Saat saya patroli, sudah terlihat asap keluar dari dalam komplek, seperti bakar sampah mungkin pengelola dan satpam berada di posnya,” ujarnya saat berada di lokasi, Minggu (29/6).

Menurut keterangan, Petugas Damkar Krisna menjelaskan bahwa informasi awal mengenai kebakaran diterima dari warga sekitar pukul 20.28 WIB.

Dua pemuda yang mendatangi pos pemadam percut sei tuan, kemudian memberitahukan adanya kebakaran di satu gudang, sehingga satu unit mobil damkar langsung dikirim ke lokasi.

“Ada dua orang yang datang ke Posko kami bang, bukan via telepon menerangkan ada kebakaran di Gudang,” jelas Krisna. Red01/ril