Taput-icwpost I Kecamatan Adiankoting menjadi wilayah terparah terdampak banjir dan longsor di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara pada Kamis (27/11). Total, ada 23 korban dilaporkan tewas di sana. Selain itu, kondisi salah satu akses jalan menuju ke sana juga terputus.
Berdasarkan pantauan drone Polda Sumut, jalan menuju tempat itu masih kritis. “Material longsor yang menutup badan jalan sepenuhnya mengakibatkan akses menuju lokasi tersebut total tidak dapat dilalui, baik oleh kendaraan roda dua maupun roda empat,” ujar Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Ferry Walintukan dalam keterangan tertulisnya
Dari video drone, tampak juga lokasi jalur yang terputus akibat tumpukan tanah, batu besar, dan pepohonan yang menutup seluruh badan jalan. “Dari udara, tim dapat melihat kondisi longsor secara menyeluruh, termasuk panjang area terdampak, potensi longsor susulan, hingga titik-titik yang memungkinkan menjadi jalur alternatif bagi tim evakuasi dan distribusi bantuan,” katanya
Menurut Ferry, data visual dari drone ini nantinya digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan strategis dalam percepatan penanganan, pembukaan akses, dan pengiriman logistik bagi warga yang kemungkinan masih terisolasi di sana. “Drone yang diterbangkan membantu kami melihat kondisi aktual sehingga keputusan dapat diambil lebih tepat dan cepat. Kami memastikan seluruh langkah difokuskan pada keselamatan masyarakat dan percepatan pembukaan akses,” ujar Ferry. Manalu/ril







