Medan-icwpost I Curah hujan di Kota Medan, Sumatera Utara, membuat banjir besar menerjang permukiman yang telah ia tinggali sejak 2018. “Ketinggian air sudah sedada lebih di rumah saya. Karena kebetulan di rumah saya itu pas tanahnya turunan, bahkan gang sebelah lebih parah. Ini saya buru-buru mengungsi,” kata Ewin, Kamis (27/11).
Ewin mengatakan bahwa sejak kemarin hujan tidak berhenti, apalagi rumah mereka yang berada di Jalan Bahagia, Gang Sada Arih, Kelurahan Titi Rantai, tepat di pinggir Sungai Babura.
“Air masuk rumah kami sekitar jam 3 pagi. Bukan karena hujan saja, kayaknya memang karena meluapnya Sungai Babura karena kalau air hujan tidak sampai sedada tinggi airnya,” ucap Ewin.
Ia kini hanya menunggu banjir surut dan memastikan barang-barang di rumahnya yang tak sempat diangkut. “Iya, hanyut barang-barang saya, antara lain tempat tidur, baju, sajadah, sarung shalat, kipas, kompor gas, piring, gelas, sepatu, kaus kaki. Yang saya bisa selamatkan alat elektronik kayak laptop, HP, motor,” tutur Ewin. Red01/ril







