Muara Bungo-icwpost I Pemerintah Kabupaten Bungo resmi memulai era baru dalam pengelolaan dana sosial dan keagamaan. Tepat pada Rabu (29/04), Bupati Bungo, H. Dedy Putra meluncurkan inovasi Barcode Digital untuk Kotak Amal Berbasis Data Terintegrasi di Lapangan Kantor Bupati Bungo.
Inovasi ini bertujuan untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana sumbangan masyarakat yang selama ini dikumpulkan melalui kotak amal konvensional. Dengan sistem barcode ini, setiap rupiah yang disumbangkan oleh masyarakat dapat terdata secara sistematis dan lebih aman.
Bupati H. Dedy Putra menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari transformasi digital pemerintah daerah guna memberikan rasa aman bagi para donatur.
“Hari ini kita meluncurkan sistem barcode digital untuk kotak amal. Tujuannya jelas, agar pengelolaan dana umat menjadi lebih transparan, akuntabel, dan tepat sasaran. Kita ingin memastikan bahwa kebaikan masyarakat Bungo dikelola dengan teknologi yang mumpuni,” ujar Bupati.
Poin Utama Inovasi Barcode
Digital Keamanan : Meminimalisir risiko kehilangan atau penyalahgunaan fisik kotak amal.
Transparansi : Data transaksi tercatat secara real-time dan dapat dipantau oleh instansi terkait.
Kemudahan : Masyarakat cukup melakukan pemindaian (scan) melalui aplikasi dompet digital atau perbankan di ponsel masing-masing.
Integrasi Data : Terhubung langsung dengan sistem data pemerintah daerah untuk pelaporan yang lebih valid.
Acara peluncuran tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten Bungo serta tokoh masyarakat, Dengan adanya barcode digital ini, diharapkan masyarakat tidak perlu ragu lagi dalam menyalurkan bantuan sosial maupun zakat, infak, dan sedekah, karena sistem pengawasannya kini jauh lebih ketat dan modern. (Adl)







