Humbahas-icwpost I Bupati Humbahas Dr Oloan P Nababan diwakili Staf Ahli Bupati (SAB) Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Eliapzan Sihotang bersama BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) Sinar Muda Desa Lobutolong Habinsaran Kecamatan Paranginan panen jagung di Desa Pearung Silali, Selasa (28/4).
Ikut dalam kegiatan itu, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sabar H Purba, Kadis Pertanian dan Ketapang Tukka Siahaan, Kadis PMDP2A Kartini Sinambela, Kabag Administrasi Pembangunan Saut Simanullang, Camat Paranginan Biduan Riduan Silaban, Kepala Desa Lobutolong Habinsaran Suparna Gianto Sianturi termasuk TNI-Polri.

Staf Ahli Bupati (SAB) Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Eliapzan Sihotang mewakili Bupati Humbahas mengatakan panen jagung hasil usaha BUMDes , merupakan wujud nyata kerja keras, kebersamaan, dan semangat kemandirian desa buah sinergitas Pemerintah Desa Lobutolong Habinsaran dan masyarakat setempat melalui BUMDes Sinar Muda.
Juga dijelaskan, panen jagung bukan sekedar kegiatan pertanian, tetapi juga merupakan simbol keberhasilan desa dalam mengelola potensi lokal secara produktif dan berkelanjutan. BUMDes hadir sebagai motor penggerak ekonomi desa, yang tidak hanya bertujuan mencari keuntungan, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan membuka lapangan kerja di desa. Pemerintah Daerah mengapresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah desa, pengurus BUMDes, kelompok tani, serta seluruh masyarakat yang telah bersinergi dan berinovasi sehingga usaha budidaya jagung ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan hasil yang memuaskan.
Pemerintah Kabupaten Humbahas berkomitmen penuh untuk terus mendukung penguatan BUMDes melalui pembinaan, pendampingan, dan sinergi lintas sektor, agar benar-benar menjadi pilar ekonomi desa yang tangguh dan mandiri.
Keberhasilan panen jagung milik BUMDes memiliki arti penting dalam meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes). PADes merupakan sumber pendapatan yang berasal dari kewenangan desa, yang antara lain bersumber dari hasil usaha BUMDes, pemanfaatan aset desa, dan usaha ekonomi produktif lainnya.
Melalui usaha budidaya jagung ini, desa tidak hanya memperoleh manfaat ekonomi bagi petani dan masyarakat, tetapi juga memperoleh kontribusi langsung terhadap PADes. Sehingga dapat digunakan untuk mendukung pembiayaan pembangunan desa, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, memperkuat ketahanan ekonomi desa, serta mengurangi ketergantungan desa terhadap bantuan dari pemerintah pusat dan daerah. Harapan bersama, keberhasilan panen jagung BUMDes ini hendaknya menjadi titik awal untuk langkah-langkah pengembangan yang lebih besar dan berkelanjutan.MS/ril.







