Breaking News

Bawaslu Deli Serdang Akhirnya Siap Angkat Kaki dari Kantor

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v80), default quality

Deliserdang-icwpost I Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Deli Serdang akhirnya bersedia angkat kaki dari kantornya yang berada di Komplek Perkantoran Bupati Deli Serdang. Karena sudah tiga kali disurati oleh Pemkab Deli Serdang selaku pemilik aset akhirnya Bawaslu pun menyerah. Saat ini Bawaslu sudah mencari gedung baru untuk dijadikan kantor dan beralamat di Jln Lubuk Pakam Pantai Labu Desa Sekip Kecamatan Lubuk Pakam.

Meski barang-barang belum diangkat namun Bawaslu sudah melakukan persiapan untuk itu. Ketua Bawaslu Deli Serdang, Febryandi Ginting mengakui sudah tiga kali pihaknya disurati oleh Pemkab untuk segera angkat kaki. Untuk yang pertama surat diterima diawal Februari 2025 dimana surat dilayangkan oleh Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (Cikataru). Kemudian surat kedua datang lagi dari Pj Sekda saat masih dijabat oleh Citra Efendy Capah.

“Kemudian surat ketiga datang lagi kemarin itu dari Sekda yang baru (Dedy Maswardi). Nggak lama dilantik (Sekda baru) dapat surat lagi lah kami makanya pindah kami jadinya. Ini lagi on proses lah, mau pindah ke Sekip kami,” ujar Febryandi Ginting, Senin (10/11).

Febryandi bilang sesuai balasan surat ketiga yang mereka kirim ke Sekda ditegaskan paling lambat mereka akan meninggalkan kantor di tanggal 20 November. Saat ini sedang dilakukan renovasi atas gedung baru yang mereka sewa. Sebab sebelumnya gedung yang mau mereka tempati itu ditempati itu adalah kanto Wika.

“Kalau diperjanjian diawal itu sebenarnya kita dikasih waktu untuk setahun untuk persiapan pindah. Karena Dinas Cikataru meminta diawal sama kita (untuk pindah) di bulan Februari artinya harusnya Februari 2026 lah paling lama. Ya kalau yang punya tempat nggak mengizinkan kita disitu lagi ya buat apa lagi kita menentang. Masa kita disurati sampai 3 kali,” kata Febryandi.

Febryandi mengakui sesuai surat ketiga yang mereka terima alasan mereka disuruh pindah oleh Pemkab karena gedung mau direnovasi untuk dijadikan kantor Perpustakaan. Sepengetahuannya gedung Perpustakaan Pemkab sudah begitu besar dibangun. Dalam hal ini Febryandi hanya menyebut mereka akan tetap menjunjung tinggi independensi. Red01/ril