Medan  

Banjir Melanda Beberapa Wilayah Berdampak Langka nya BBM Hingga Antre Berjam-jam di SPBU

Medan-icwpost I Banjir yang baru melanda Kota Medan dan sekitarnya surut. Kini masyarakat di Kota Medan dan Deliserdang harus dihadapkan pada langkanya bahan bakar minyak (BBM). Hampir di setiap stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) terihat antrean kendaraan bermotor.

Bahkan, hanya untuk mendapatkan satu atau dua liter BBM, warga harus mengantre berjam-jam. banyak SPBU yang terpaksa tutup, sementara SPBU yang masih memiliki stok BBM dipenuhi antrean kendaraan hingga mengular ke jalan raya.

Di antaranya SPBU yang mengalami antrean di Jalan Mustang, Jalan AH Nasution, Jalan Jamin Ginting, Jalan Setia Budi, Jalan Ringroad, Jalan Gatot Subroto, Jalan Dr Mansyur dan hampir seluruh SPBU lainnya mengantre. Di Jalan Tritura dan Jalan AH Nasution Medan, terjadi antrean panjang hingga lalu lintas mengalami kemacetan yang cukup panjang di kedua lokasi tersebut. Aparat kepolisian juga tampak melakukan pengamanan lalulintas di sekitar SPBU. (1/12)

“Ini saya antre dari jam 2 tadi, sampai sekarang jam 4 masih ngantre,” kata Dewi, seorang warga yang ditemui Jalan Tritura, Sabtu (29/11). Ia berharap, pemerintah dapat mengambil sikap terhadap permasalahan kelangkaan BBM tersebut.

Sementara seorang driver ojek online (ojol) Angga, mengeluhkan kelangkaan BBM ini berpengaruh terhadap pendapatannya. Dengan memakan waktu yang begitu panjang untuk mengantre, banyak orderan yang terlewat ataupun tertunda. “Soal isi minyak, kami berpengaruh terhadap waktu, biasanya tak begitu lama mengisinya,” katanya.

Selain persoalan waktu, ia juga mengeluhkan potensi rusaknya mesin kendaraan akibat sering kehabisan BBM. “Kalo sepeda motor sudah kehabisan minyak, mengulah lagi, ke bengkel lagi, karna ini motor injeksi” sambungnya.

Ia mengaku sudah mendatangi dua SPBU, namun SPBU yang didatangi sebelumnya sedang kehabisan stok dan terpaksa tutup, yaitu SPBU di Jalan Sisingamangaraja. Masyarakat berharap agar permasalahan ini dapat segera ditangani dan penyaluran BBM dapat kembali normal.

Kapolresta Deli Serdang melalui Kasat Lantas Polresta Deliserdang AKP Resti Widya Sari S Tr KSIK mengatakan, pihaknya telah menginstruksikan seluruh personel untuk proaktif melakukan pengaturan lalu lintas di titik-titik SPBU yang berpotensi menimbulkan kemacetan.

“Kami menempatkan personel di lokasi-lokasi strategis, terutama SPBU yang berada di jalur lintas padat, untuk memastikan arus lalu lintas tetap lancar dan tidak terjadi penumpukan kendaraan yang berlebihan,” ungkapnya. Red01/ril