Tapanuli Utara-icwpost I Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si (JTP) menegaskan bahwa pendidikan adalah investasi jangka panjang paling vital bagi masa depan daerah. Hal tersebut disampaikannya saat menjadi pembicara utama (keynote speaker) dalam Seminar Nasional dan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Strategi Mempersiapkan SDM Berkualitas Demi Menyongsong Generasi Emas Tapanuli Utara 2045” yang digelar di Aula Mini IAKN Tarutung, Rabu (06/05).
Dalam sambutannya, Bupati JTP menyatakan rasa bangganya terhadap kehadiran para mahasiswa yang disebutnya sebagai level pelajar paling tinggi dan mandiri. Beliau menekankan bahwa kemajuan Tapanuli Utara sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah dan kaum intelektual.
“Kami bangga akan adanya IAKN dan kehadiran adik-adik mahasiswa. Kalian adalah aset yang akan memberikan kontribusi nyata dalam membangun kabupaten ini. Bagi orang Batak, pendidikan adalah segalanya. Filosofi ‘Anakkon hi do hamoraon di au’ (Anak adalah kekayaan paling berharga) menjadi landasan utama mengapa niat masyarakat kita untuk bersekolah sangat tinggi. Data bahkan menunjukkan bahwa jumlah sarjana tertinggi di Indonesia berasal dari orang Batak,” ujar Bupati JTP.
Dalam paparannya, Bupati JTP memaparkan tiga pilar utama strategi pembangunan SDM. Pertama, Fondasi Akademik melalui program TAPAMAJUMA yang fokus pada penguatan literasi dan numerasi dasar. Kedua, Karakter & Ekologi melalui program SAITAPAIAS dan TABIR yang menciptakan lingkungan sekolah bersih, disiplin, dan bebas rokok. Ketiga, Tata Kelola & Eksekusi yang menitikberatkan pada kualitas kepemimpinan kepala sekolah serta pembukaan jalur elit menuju sekolah-sekolah unggulan.
”Pemerintah tidak boleh hanya menunggu prestasi muncul secara kebetulan. Kita harus aktif membangun fondasi, karakter, dan tata kelola yang prima. Pendidikan bermutu adalah hak semua masyarakat secara adil dan merata,” tegas Bupati JTP di hadapan peserta yang terdiri dari unsur mahasiswa GMNI, BEM Kristiani, akademisi, dan pimpinan perangkat daerah.
Strategi ini terbukti memberikan hasil nyata. Tercatat sudah ada 62 putra-putri terbaik Tapanuli Utara yang berhasil menembus sekolah elit nasional seperti SMA Unggul Del, Taruna Nusantara, serta SMA Negeri 2 Balige (Soposurung), SMA Unggulan Matauli Pandan, hingga mendapatkan beasiswa di universitas internasional di Texas (Amerika Serikat) dan Rusia.
Bupati JTP mengajak seluruh elemen—mulai dari keluarga, dunia usaha, hingga mahasiswa—untuk bersinergi mengawal peta jalan pendidikan ini demi mewujudkan Tapanuli Utara yang mandiri pangan dan sejahtera melalui kualitas SDM-nya.
M.Manalu.







