Jambi-icwpost I Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos., MH, menghadiri Peringatan Hari Kartini ke-148 yang diselenggarakan di Pendopo Rumah Dinas Gubernur Jambi, Kamis (30/04). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Penasehat BKOW Provinsi Jambi, para istri bupati dan wali kota se-Provinsi Jambi, pimpinan organisasi wanita, perwakilan Otoritas Jasa Keuangan dan perbankan, pelaku usaha, tokoh perempuan dari berbagai unsur masyarakat serta undangan lainnya.
Dalam sambutan dan arahannya, Gubernur Al Haris menyampaikan bahwa Peringatan Hari Kartini bukan sekadar agenda rutin tahunan, tetapi momentum refleksi untuk meneguhkan kembali peran strategis perempuan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
“Sudah 148 tahun kita memperingati Hari Kartini. Artinya, semangat perjuangan beliau terus hidup dan diwariskan dari generasi ke generasi. Namun yang terpenting bukan hanya mengenang, melainkan bagaimana kita memaknai dan melanjutkan perjuangan tersebut dalam kehidupan nyata,” ujar Gubernur Al Haris.
Ia menegaskan bahwa perempuan saat ini telah mengambil peran signifikan di berbagai sektor. Di bidang pemerintahan, politik, pendidikan, dunia usaha, hingga sektor keuangan, keterlibatan perempuan semakin nyata dan menunjukkan kapasitas yang tidak kalah dengan laki-laki.
“Perempuan hari ini sudah hadir di berbagai dimensi. Baik di sektor publik maupun swasta, perempuan menunjukkan kemampuan, integritas, dan profesionalisme. Ini adalah bukti bahwa perempuan menjadi bagian penting dalam mendorong kemajuan bangsa dan daerah,” katanya.
Gubernur Al Haris juga mengapresiasi meningkatnya partisipasi perempuan di Provinsi Jambi dalam berbagai posisi strategis. Ia menilai bahwa hal tersebut mencerminkan kemajuan pola pikir masyarakat yang semakin terbuka terhadap kepemimpinan dan kontribusi perempuan.
Namun demikian, Gubernur Al Haris mengingatkan bahwa kemajuan tersebut harus tetap diiringi dengan penguatan nilai-nilai keluarga dan keharmonisan rumah tangga. Menurutnya, perempuan memiliki peran ganda yang mulia, yakni sebagai penggerak di ruang publik sekaligus sebagai pilar utama dalam keluarga.
“Perempuan tidak boleh merasa berada di bawah laki-laki. Perempuan harus percaya diri, berdaya, dan mampu menjadi inspirasi. Tetapi dalam menjalankan perannya, tetap menjaga keharmonisan keluarga, menjadi pendamping yang baik, serta mendidik generasi penerus dengan penuh tanggung jawab,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut Gubernur Al Haris juga mengajak seluruh perempuan di Provinsi Jambi untuk terus meningkatkan kapasitas diri, memperkuat kompetensi, serta aktif berkontribusi dalam organisasi dan lingkungan sosial. Ia berharap momentum Hari Kartini dapat menjadi penguat semangat kebersamaan dan solidaritas antarorganisasi perempuan dalam mendukung pembangunan daerah.
Sementara itu, Penasehat BKOW Provinsi Jambi, Hesnidar Haris, SE (Hesti Haris), dalam sambutannya menekankan bahwa perjuangan Kartini harus dimaknai sebagai panggilan moral untuk menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks, khususnya di era digital.
Ia menyampaikan bahwa kondisi sosial saat ini menuntut peran perempuan yang lebih aktif dalam menjaga moral dan melindungi generasi muda dari berbagai ancaman. Menurutnya, perkembangan teknologi dan media sosial membawa dampak positif sekaligus tantangan serius yang harus dihadapi secara bersama-sama.
“Hari ini bukan hanya sekadar perayaan. Ini adalah peringatan bagi kita semua. Jika dahulu Kartini berjuang membuka jalan menuju terang, maka hari ini kita menghadapi tantangan yang berbeda, termasuk persoalan moral dan perlindungan terhadap perempuan serta anak,” ujar Hesti.
Selain itu, isteri Gubernur Al Haris tersebut mengajak seluruh organisasi perempuan untuk lebih peka terhadap lingkungan sekitar dan tidak hanya aktif di ruang seremonial, tetapi juga menghadirkan aksi nyata di tengah masyarakat.
“Kita harus saling mengingatkan, saling menginspirasi, dan saling menjaga. Organisasi perempuan harus hadir sebagai solusi, menjadi pelindung, sekaligus penggerak perubahan di tengah masyarakat,” tambahnya.
Ia juga menekankan pentingnya introspeksi diri bagi setiap individu dan organisasi agar terus meningkatkan kontribusi nyata bagi masyarakat. Menurutnya, perempuan yang hadir dalam kegiatan tersebut bukan hanya mewakili diri pribadi, tetapi juga mewakili komunitas, organisasi, dan masyarakat luas yang menaruh harapan besar terhadap kiprah perempuan.
Peringatan Hari Kartini ke-148 ini berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Selain menjadi ajang silaturahmi antarorganisasi perempuan, kegiatan ini juga menjadi ruang refleksi untuk memperkuat sinergi dalam mendukung pembangunan dan menjaga ketahanan sosial di Provinsi Jambi.
Melalui momentum ini, Pemerintah Provinsi Jambi berharap semangat perjuangan Kartini terus menginspirasi lahirnya perempuan-perempuan tangguh, berintegritas, berdaya saing, serta mampu menjadi motor penggerak kemajuan daerah. (Adl)







