Breaking News
Nias  

Diduga Pungli Operator Sekolah SMK Negeri 1 Semambawa Mengutip Biaya Pengambilan (SKL) Dan (IJAZAH) Sejumlah Uang 150 Ribu Rupiah

Semambawa-icwpost I Praktik Dugaan Pungli liar Kembali Mencuat Di SMK Negeri 1 Semambawa Kecamatan Semambawa Kabupaten Nias Selatan. Beberapa Orangtua Murid Melaporkan Bahwa Operator SMK Negeri 1 Semambawa Memintak Kepada Siswa 150 Ribuh Rupiah Per Siswa Untuk Pengambilan SKL Dan IJAZAH. Kami sebagai Orangtua Siswa Keberatan Untuk Penebusan Atau Pengambilan SKL Dan IJAZAH Tersebut. Pada Hal Tahun Tahun Yang Lalu Belum Pernah Terjadi Mengutip Uang Sebesar 150 Ribu. Itu Paling Ucapan Terimakasih Bukan Di pato Nominalnya.

Pada Tanggal 5 mei 2025 icwpost mewawancarai Seorang Siswa Yang Bernama ANDIKA HIA Mengatakan Bahwa Operator Sekolah SMK Negeri 1 Semambawa A.n JEPRIANTO MC. ZEBUA. S.E. Pada Tanggal 5 mei 2025 Mengatakan Kepada Saya Ada Biaya Adminstrasi Pengambilan SKL Dan IJAZAH Sebesar 150 Rupiah Per Siswa Yang 71 Orang Dan ANDIK HIA Keberatan Atau Tidak Senang Tentang Adanya Biaya Administrasi SKL Dan IJAZAH Tersebut, Karna Dia Tidak Sanggup Biaya Sebesar 150 Ribuh.

Pada (14/5). Seorang Siswa SMK Negeri 1 Semambawa Yang Sudah Tamat, Dia Memberikan Keteranganya Kepada Ketua Komite Bahwa Saya Pak Sudah Kubayar Uangnya Sebesar 150 Ribuh Rupiah Per Orang Pak. Ketua Komite Menanya Jumlah Siswa Yang Tamat Ada Berapa Orang Na 71 Orang Pak Komite SMK Negeri 1 Semambawa Kecewa Perilaku Operator Sekolah SMK Negeri 1 Semambawa.

icwpost mewawancarai Kepala Sekolah HASRAT JAYA LAIA S.Pd. Pada Tanggal 19 mei 2025 Tentang Pengutipan Uang Biaya Administrasi Pengambilan SKL Dan IJAZAH Di Sekolah Kita ini Pak. Dan Pernyataan Kepala Sekolah HASRAT JAYA LAIA S.Pd. Mengatakan Belum Pernah Saya Mintak Uang Kepada Siswa Di Atau Menyuruh Operator Saya Untuk Memintak Biaya Administrasi Pengambilan SKL Dan IJAZAH Sebesar 150 itu, Kepala Sekolah Mengatakan Kalau Sudah Terlanjut Operator Sekolah Mengambil Uang Tersebut Harus Dikembalikan Kepada Siswa Ujarnya Kaset,(GL.ZEB).

Respon (1)

  1. Kami mengapresiasi upaya peliputan dugaan pungutan di SMK Negeri 1 Semambawa sebagai bentuk kepedulian terhadap transparansi pendidikan. Namun, penyampaian berita perlu diperbaiki karena banyak kesalahan penulisan yang membingungkan pembaca. Kritik yang baik harus disampaikan dengan bahasa yang benar agar tidak menyesatkan atau menjadi bahan tertawaan. Sekolah menegaskan tidak pernah memberi izin atas pungutan tersebut, dan jika ada oknum yang melanggar, akan ditindak sesuai aturan yang berlaku.

Komentar ditutup.